Main Article Content

Abstract

Dalam pembuatan model dengan menggunakan perangkat lunak Computer-Aided Design
(CAD), terdapat 2 metode desain yang umum digunakan, yaitu metode bottom-up design dan metode
top-down design. Metode top-down design memiliki kelebihan dibandingkan dengan metode bottom-up
design, yaitu adanya mekanisme pemutakhiran otomatis. Hal tersebut dapat dimungkinkan karena
top-down design memanfaatkan skeleton model sebagai basis pemodelan. Pada pemodelan CAD
RX320, telah digunakan metode pemodelan skeleton yang modern, yaitu multi-skeleton model. Multiskeleton model terdiri dari tiga skeleton model yang digunakan secara simultan, yaitu Location
Skeleton Model, Published Skeleton Model, dan Design Skeleton Model. Berdasarkan pertimbangan
kepraktisan pada pemodelan RX320, maka Location Skeleton Model dimodifikasi menjadi Modified
Location Skeleton Model. Dari Modified Location Skeleton Model, Published Skeleton Model kemudian
ditransmisikan ke Design Skeleton Model. Masing – masing part RX320 selanjutnya dapat dibuat
berdasarkan Design Skeleton Model yang telah didefinisikan sebelumnya.

Article Details