Main Article Content

Abstract

Gelombang ULF diklasifikasikan menjadi dua oleh International Association of Geomagnetism
and Aeronomy (IAGA) yaitu continuous pulsations (Pc) dan irregular pulsations (Pi). Penelitian kali ini
mengenai kemunculan pulsa magnet Pc1 pada saat terjadi badai di stasiun Watukosek. Pulsa magnet
Pc1 terkait dengan peristiwa badai magnet dan dapat teridentifikasi sebelum atau sesudah kejadian
badai magnet. Pc1 berada pada rentang periode 0,2 – 10 detik dan diamati di ruang angkasa dan di
landas bumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membaca data geomagnet
komponen H stasiun Watukosek yang telah dihilangkan noise dan kemudian difilter bandpass pada
rentang periode kemunculan pulsa magnet Pc1 yaitu 0,2 - 10 detik. Pulsa Pc1 yang didapatkan
kemudian dibuat spektrum dinamik per 1 menit menggunakan metode wavelet dengan sampling
frekuensi 10 Hz. Kemudian diidentifikasi kehadiran pulsa magnet Pc1 dengan mencari aktivitas sinyal
yang puncaknya di bawah 5 detik. Hasil yang diperoleh dari studi kasus kemunculan pulsa magnet
Pc1 di Stasiun Watukosek 2013 terdeteksi bahwa pulsa magnet Pc1 paling sering terjadi setelah
kejadian badai magnet. Kemunculan pulsa magnet Pc1 ini akan meningkat sekitar 2-5 hari setelah
kejadian badai magnet

Article Details