Main Article Content

Abstract

Satelit LDCM (Landsat Data Continuity Mission) dijadwalkan diluncurkan pada
tahun 2011 dari VAFB, CA dengan pesawat peluncur Atlas-V-401. Setelah meluncur di
orbitnya, satelit tersebut akan dinamakan sebagai Landsat-8. Satelit LDCM (Landsat8) dirancang diorbitkan pada orbit mendekati lingkaran sikron-matahari, pada
ketinggian: 705 km, inklinasi: 98.2º, periode: 99 menit, waktu liput ulang: 16 hari.
Satelit LDCM (Landsat-8) dirancang membawa Sensor pencitra OLI (Operational Land
Imager) yang mempunyai kanal-kanal spektral yang menyerupai sensor ETM+
(Enhanced Thermal Mapper plus) dari Landsat-7. Sensor pencitra OLI ini mempunyai
kanal-kanal baru yaitu: kanal-1: 443 nm untuk aerosol garis pantai dan kanal 9:
1375 nm untuk deteksi cirrus; akan tetapi tidak mempunyai kanal inframerah termal.
Sensor lainnya yaitu Thermal Infrared Sensor (TIRS) ditetapkan sebagai pilihan
(optional), yang dapat menghasilkan kontinuitas data untuk kanal-kanal inframerah
termal yang tidak dicitrakan oleh OLI. Tulisan ini menguraikan karakteristik teknis
satelit LDCM (Landsat-8), karakteristik teknis sensor pencitra OLI dan karakteristik
data citra, subsistem pendukung missi, aplikasi data satelit LDCM (Landsat-8) serta
analisis pemanfaatan satelit masa depan: LDCM( Landsat-8). Metode kajian adalah
dengan melakukan studi literatur/informasi/data yang diperoleh dari badan/lembaga
pemilik satelit serta dari media internet, dan sumber-sumber referensi literatur
lainnya/hasil-hasil penelitian yang berkembang dewasa ini, serta melakukan analisis.

Article Details