Main Article Content

Abstract

Komunikasi radio high frequency (HF) jarak dekat (NVIS : Near Vertical Incidence) seringkali dilupakan orang karena banyaknya sarana komunikasi lain yang dengan mudah dapat digunakan. Ketika terjadi bencana alam atau dalam kondisi darurat dimana sarana komunikasi reguler tidak berfungsi, komunikasi jenis ini merupakan sarana alternatif yang dapat mengatasi masalah tersebut. Seperti komunikasi radio HF lainnya, komunikasi HF jarak dekat juga memanfaatkan pemantulan gelombang radio oleh ionosfer. Kombinasi antara frekuensi, sudut elevasi gelombang radio dan power pancar yang tepat akan membuat komunikasi ini berjalan dengan baik. Makalah ini membahas tentang komunikasi NVIS dan pemilihan frekuensi kerja komunikasi menggunakan data hasil pengamatan ionosfer. Hasil pengamatan ionosfer di  Tanjungsari (6,54⁰ S, 107,55⁰ E) menunjukkan bahwa untuk komunikasi NVIS siang hari (jam 8:00 – 17:00 WIB) di sekitar Tanjungsari pada bulan Maret, frekuensi yang baik untuk digunakan adalah 4,7 – 10,1 MHz pada tingkat aktivitas Matahari rendah dan 9,1 - 14,4 Mhz pada aktivitas matahari tinggi, sedangkan untuk bulan Juni masingmasing adalah 4,9 - 7,9 MHz dan 10 – 13 MHz.

Keywords

Komunikasi radio HF NVIS frekuensi komunikasi

Article Details